KIAI JADI PEMIMPIN BANGSA,
gag masalah!!!!!!!
Pada zaman kemajuan
saat ini dunia hanyalah menjadi ajang kebahagiaan sementara bagi manusia,
dimana seharusnya kita sebagai umat islam yang taat akan ajaran agama pun harus
bisa memperjuangkan bangsa untuk dapat lebih baik dan maju dibawah pimpinan
yang benar akan dirinya dan juga bagi orang lain, yang tentu dapat membawa
masyarakat dengan ajaran yangbenar.
Disini akan bicara tentang pemimpin yang berpotensi unggul dibidang agama dan juga politik...???
Disini akan bicara tentang pemimpin yang berpotensi unggul dibidang agama dan juga politik...???
Seperti Abdurrohman
Wahid yang dilahirkan di Denanyar, Jombang, Jawa timur. Beliau dilahirkan
ditradisi besar dan dibesarkan dilingkungan pesantren, kakek dari ayahnya
adalah K.H. Hasyim Asy’ari dan kakek dari ibunya adalah kiai Bisri Syamsuri,
keduanya adalah pendiri NU sekaligus ulama’ besar. Dengan panggilan akrabnya
yaitu Gus Dur yang telah dibesarkan dilingkungan pesantren. Pertama kali beliau
belajar mengaji dan membaca Al-Qur’an pada kakeknya K.H. Hasyim asy’ari, pada
usia 5 tahun Gus Dur telah lancar membaca Al-Qur’an. Gus Dur dibekali dengan
ketajaman pikiran dan ingatan yang sangat kuat, sehingga dikenal salah satu
sifat utama nya adalah keingintahuan.
Gus Dur sebagai
presiden ke 4 ini bisa dikatakan sangat fenomena dengan segala tindakan nya
yang dikenal berani dan terkesan menggampangkan segala sesuatu, dengan slogan
khasnya “Begitu aja kok repot”!! namun dibalik semua kontroversi, beliau adalah
tokoh besar yang telah memperjuangkan hak-hak kaum minoritas, dan menjunjung
tinggi semangat kesatuan tanpa menghilangkan identitas bangsa indonesia yang
plural. Namun juga beliau tetaplah seorang ulama’ yang memegang bendera islam
tinggi-tinggi, tentu hal ini menjadikan islam dapat terlihat identitas aslinya
sebagai agama yang damai, sejuk, dan jauh dari kekerasan.
Gus Dur tidak akan
terlepas dari sosok yang teguh syariat dan ajaran agamanya dalam memimpin
bangsa.
Dengan hal ini dapat
kita contoh akan keteguhan beliau yang sangat menghubungkan antara agama dan
kepemimpinannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar